PUISI

Facebook
WhatsApp

Si Perempuan

Manis si perempuan

usah ditafsir dengan setiap aksara.

Malah gagah si perempuan

juga bukan layak untuk tipuan indera. 

Jiwa si perempuan pula

punya upaya melemahkan roh 

dalam realiti dan ilusi.

Walau si perempuan itu

tidak pernah tahu tentang keperempuannya.

Farah Diyana

Sarat

Detik ini

Rasa dan fikir

Lemas dalam makna

Lenyap kata

Sirna jiwa

Kabur, lebur, hancur dalam lumpur

Menyusur pantai harapan

Biar sinar kembali benderang

Biar kata kembali bertandang

Menggalas sarat sebuah hasrat

Kasih yang Esa tiada terbebat

Mahrinawati Jalil

Kelab Penggiat Sastera Sarikei (KEPESSA)

Rindu Lagi


Terkadang seseorang lebih memilih
untuk tersenyum,
hanya kerana tak ingin menjelaskan
kenapa ia bersedih …

Tidakkah rindu masih kau anggap ada,
meski kau kubur dalam-dalam atau kau
karamkan di tengah samudera …

Tentangmu,
adalah senja yang selalu penuh
keindahan, dan tentangku
hanyalah malam yang larut dalam
keheningan …

Mohamed Azmeer Maula Hamdan

Kuching

Sajak

Diam Diam. Ada kata — diam : bibir berkatup. Ada kata — diam : tiada tala. Kataku, Diam — tala

Antara Dua Diam

HARI pertama aku pegang dia. Kecil. Cerah kulitnya, ikut mak. Tangisannya kuat, seolah-olah dia belum bersedia menghadapi dunia. “Abang nak

Unsur Prosa dan Puitis dalam Sajak

APABILA membuat penelitian terhadap sesebuah sajak, selalunya usaha lebih tertumpu untuk memahami aspek intelektualisme dan nilai ilmunya. Namun pada masa